Tahap 1. Persiapan :

Empon-empon diseleksi atau disortasi kemudian dilakukan pembersihan atau dicuci. Setelah itu dilakukan pengeringan dengan cara di-oven atau dijemur.

Tahap 2. Peracikan :

Peracikan dilakukan sesuai resep tertentu, mulai dari dilakukan penimbangan sampai dicampur dengan komposisi yang pas.

Tahap 3. Pengolahan :

Pengolahan dimulai dengan penggilingan secara berjenjang. Kemudian disaring atau diayak hingga berbentuk seperti bubuk.

Tahap 4. Pematangan

Pada tahap pematangan, bubuk bumbu tersebut dilakukan QC dan pengukuran dari segi humidity, tekstur, homogenitas, uji fisik, dan uji organoleptik.

Tahap 5. Pengemasan

Bumbu dikemas dengan mesin packing dan setting-an tertentu seperti setting berat produk, posisi aluminium foil, suhu press, expired date, dan tanggal produksi. Dalam pengemasan juga dilakukan QC dan Sortasi dimana beberapa tes dilakukan seperti tes kekuatan press, uji gramasi, dan tes tampilan. Hasil akhir dari pengemasan berupa saset, stand-up psatic, dan botol pet.

Tahap 6. Penyimpanan :

Bumbu-bumbu yang sudah dikemas kemudian di-pack dalam kardus-kardus dan disimpan di gudang.

Tahap 7. Pendistribusian :

Pendistribusian dilakukan dengan mobil-mobil pengangkut ke agen-agen.